soal jawab teori.docx

Pages 5
Views 10
of 5
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Description
1. IFRS adalah serangkaian standar berbasis prinsip yang mengatur pedoman umum sekaligus perlakuan khusus a) Sebutkan dan jelaskan alasan Indonesia melakukan konvergensi ke IFRS b) Jelaskan pula perbedaan antara PSAK, IFRS dan SAK-ETAP 2. SAK-ETAP sejalan dengan International Financial Reporting Standard for Small and Medium – Sized Entities (IFRS for SMEs). Jelaskan syarat – syarat suatu entitas dikategori sebagai entitas tanpa akuntabilitas public 3. Sebutkan dan jelaska
Transcript
  1.   IFRS adalah serangkaian standar berbasis prinsip yang mengatur pedoman umum sekaligus  perlakuan khusus a)   Sebutkan dan jelaskan alasan Indonesia melakukan konvergensi ke IFRS  b)   Jelaskan pula perbedaan antara PSAK, IFRS dan SAK-ETAP 2.   SAK-ETAP sejalan dengan International Financial Reporting Standard for Small and Medium  –   Sized Entities (IFRS for SMEs). Jelaskan syarat  –   syarat suatu entitas dikategori sebagai entitas tanpa akuntabilitas public 3.   Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara Basic Accounting Concepts dan Conceptual Framework 4.   Sebutkan dan jelaskan karakteristik ekuitas. Beri contoh yang mendukung 5.   Berikut ini data terkait transaksi pembelian barang dagangan PT. A a)   Tanggal 17 juni 2013, PT. A menerbitkan purchase order ke supplier sebesar Rp 95,000,000 dengan syarat pengiriman franco gudang pembeli dan syarat pembayaran 30 hari setelah barang diterima. Biaya angkut sebesar Rp 5,000,000 dan packing  barang sebesar Rp 3,500,000 ditanggung oleh PT. A  b)   Tanggal 27 juni 2013, PT. A membayar biaya angkut dan packing barang ke supplier c)   Tanggal 3 Juli 2013, supplier mengirim barang dagang dengan surat jalan No. 123SJ d)   Tanggal 5 juli 2013, PT. A menerima barang tersebut dan dibuatkan laporan  penerimaan barang No. 987LPB e)   Tanggal 5 agustus 2013, PT. A melakukan pembayaran ke supplier sebesar Rp 95,000,000 f)   PT. A menggunakan akrual basis dan metode Physical untuk pencatatan persediaan Di minta: 1.   Buat jurnal atas transaksi pembelian barang dagangan di atas sesuai dengan PSAK-IFRS 2.   Beri argumentasi atas jurnal yang saudara buat atas transaksi di atas Jawab : Mengapa negara kita saat ini mengacu pada IFRS?  Alasannya adalah kita tidak bisa menolak arus globalisasi karena bagaimanapun juga agar negara kita dapat disetarakan dalam kegiatan perekonomian internasional, dan dalam pembuatan laporan keuangan yang dapat diakui secara internasional. Dapat dilihat dari semakin banyaknya investasi asing yang masuk ke Indonesia. Di mana kita harus siap bersaing dengan tenaga asing, khususnya akuntan luar negeri yang akan berdatangan sehubungan akan tingginya permintaan akuntan berstandar internasional. Secara tidak langsung negara kita pun tidak mau ketinggalan dalam bersaing oleh karena itu kita harus segera mengejar target konvergensi IFRS tersebut. Apa manfaat konvergensi IFRS?  Diantaranya adalah :    Memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Keuangan yang dikenal secara internasional.    Meningkatkan arus investasi dlobal melalui transparansi.     Menurunkan biaya modal dengan membuka peluang fund raising melalui pasar modal secara global.    Menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan.    Meningkatkan kualitas laporan keuangan, dengan mengurangi kesempatan untuk melakukan earning management. Alasan perlunya konvergensi ke IFRS?  Dengan dilakukannya konvergensi PSAK ke IFRS maka : 1.   Mengurangi peran dari badan otoritas dan panduan terbatas pada industri-industri spesifik. 2.   Pendekatan terbesar pada subtansi atas transaksi dan evaluasi dimana merefleksikan realitas ekonomi yang ada. 3.   Peningkatan daya banding laporan keuangan dan memberikan informasi yang berkualitas di pasar modal internasional. 4.   Menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan. 5.   Mengurangi biaya pelaporan keuangan bagi perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis. 6.   Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “best practise”.   Permasalahan yang dihadapi dalam impementasi dan adopsi IFRS?  Diantaranya adalah :    Translasi Standar Internasional    Ketidaksesuaian Standar Internasional dengan Hukum Nasional    Struktur dan Kompleksitas Standar Internasional    Frekuensi Perubahan dan Kompleksitas Standar Internasional Seperti contoh IFRS menekankan pada fair value dan meninggalkan historical value. Perbedaan SAK ETAP VS PSAK  –   IFRS 1) Materi SAK ETAP lebih sederhana sedangkan PSAK  –   IFRS complicated dan rumit. 2) SAK ETAP cenderung menggunakan basis stewardship sebagai pertanggungjawaban  pengelola kepada stakeholder sehingga cenderung menggunakan prinsip reliability, sedangkan PSAK  –   IFRS telah bergeser untuk pemenuhan user dalam pengambilan keputusan sehingga cenderung menggunakan prinsip relevan. 3) SAK ETAP tidak mengatur pajak tangguhan 4) SAK ETAP hanya menggunakan metode tidak langsung untuk laporan arus kas. 5) SAK ETAP menggunakan cost model untuk investasi ke asosiasi dan menggunakan metode ekuitas untuk anak perusahaan. 6) SAK ETAP tidak secara penuh menggunakan PSAK 50/55. 7) SAK ETAP hanya menggunakan model cost untuk aset tetap, aset tidak berwujud dan  properti investasi. PSAK-IFRS boleh memilih cost model atau model reavaluasi.  Perbedaan PSAK dengan PSAK-IFRS Perbedaan   IFRS 1. Sumber: IAS 1, Presentation of Financial Statements 2. Neraca: Penyajian bukan aset lancar ataupun aset tidak lancar,hanya bila penyajian likuiditas lebih relevan dan dapat diandalkan untuk item tertentu 3. Laporan Kinerja Keuangan: Laporan laba rugi komprehensip 4. Laporan Laba/Rugi: Tidak memiliki format standar meskipun pengeluaran harus disajikan dengan memilih salah satu dari dua format 5. laporan Arus kas(format dan metode): Pos standar tetapi ketentuan terbatas pada isinya. Menggunakan metode langsung atau metode tidak langsung 6. Pos Luar biasa: Didalam IFRS dilarang 7. Penyajian Keuntungan dan Kerugian yang diakui /Pendapatan Komprehensif lainnya: Menyajikan laporan keuangan yang mengakui keuntungan dan kerugian dalam catatan terpisah ataupun tidak pada laporan perubahan ekuitas pemegang saham 8. Hasil Presentasi Perusahaan Asosiasi: Menggunakan metode ekuitas yang menunjukkan hasil saham sesudah pajak 9. Pengungkapan Signifikan Tentang Asosiasi: Memberikan informasi yang rinci atau signifikan atas aktiva , kewajiban ,pendapatan dan hasil 10. Tanggung Jawab Laporan Keuangan: Tidak diatur 11. Komponen Laporan Keuangan: Laporan posisi keuangan,Laporan laba-rugi PSAK 1.Sumber: PSAK No.1 ( Revisi 1998),Penyajian Laporan keuangan 2. Neraca: Memerlukan penyajian aset lancar maupun aset tidak lancar kecuali untuk industri tertentu seperti bank 3. Laporan Kinerja Keuangan: Laporan laba rugi 4. Laporan Laba/Rugi: Sama seperti IFRS. Tetapi ,ada perbedaan rincian pada item yang disajikan pada laporan  pendapatan yang diterima di muka 5. laporan Arus kas(format dan metode): Sama dengan IFRS tetapi dalam beberapa entitas harus menggunakan metode langsung 6. Pos Luar biasa: Item pos luar biasa masih harus dilaporkan 7. Penyajian Keuntungan dan Kerugian yang diakui /Pendapatan Komprehensif lainnya:  Diakui adanya keuntungan dan kerugian yang disajikan dalam laporan perubahan ekuitas  pemegang saham 8. Hasil Presentasi Perusahaan Asosiasi: Secara khusus tidak memerlukan penunjukkan hasil saham sesudah pajak 9. Pengungkapan Signifikan Tentang Asosiasi: Pengungkapan yang kurang dibandingkan dengan IFRS .Informasi yang signifikan aktiva , kewajiban ,pendapatan , dan hasil yang tidak diperlukan 10. Tanggung Jawab Laporan Keuangan: Manajemen 11. Komponen Laporan Keuangan:  Neraca, Laporan laba-rugi,Laporan arus kas, Laporan yang dimaksud dengan entitas tanpa akuntabilitas publik adalah entitas yang: (a) tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan; dan (b) menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (  general purpose financial statement  )  bagi pengguna eksternal. Contoh pengguna eksternal adalah pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, kreditur, dan lembaga pemeringkat kredit. Dari pengertian di atas bisa diketahui bahwa ETAP juga menerbitkan laporan keuangan bagi  pihak eksternal. Jika demikian, apa perbedaannya dengan entitas yang berakuntabilitas publik. Entitas memiliki akuntabilitas publik signifikan jika (SAK ETAP : 2009): (a) entitas telah mengajukan pernyataan pendaftaran, atau dalam proses pengajuan pernyataan  pendaftaran, pada otoritas pasar modal atau regulator lain untuk tujuan penerbitan efek di pasar modal; atau (b) entitas menguasai aset dalam kapasitas sebagai fidusia untuk sekelompok besar masyarakat, seperti bank, entitas asuransi, pialang dan atau pedagang efek, dana pensiun, reksa dana dan bank investasi Dua karakteristik ekuitas adalah sebagai berikut:    Ekuitas sama dengan aktiva neto, yaitu selisih antara aktiva perusahaan dengan hutang  perusahaan.    Ekuitas dapat bertambah atau berkurang karena kenaikan atau penurunan aktiva neto  baik yang berasal dari sumber bukan pemilik (pendapatan dan biaya) maupun investasi oleh pemilik atau distribusi kepada pemilik. Perbedaan antara basic accounting concept dan conceptual framework Konsep dasar adalah landasan konseptual yang digunakan untuk menyusun prinsip akuntansi. Perbedaan mengenai konsep dasar akuntansi
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks