[PPD, 7] PERKEMBANGAN SOSIOEMOSIONAL PADA MASA SEKOLAH DASAR (OPERASIONAL KONKRIT USIA 7-11 TAHUN)

Pages 17
Views 23
of 17
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Description
Oleh: Karang, Zeny, dan Dananjaya BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar belakang Perkembangan merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman dan terdiri atas serangkaian perubahan yang bersifat kualitatif dan kuantitatif ( E.B. Harlock ). Dimaksudkan juga bahwa perkembangan sosiemosional merupakan proes dimana individu anak melatih kepekaan d i r i n ya terhadapan rangsangan – rangsangan sosial t e r u t a m a t e k a n a n – tekanan dan tuntuta
Transcript
  Oleh: Karang, Zeny, dan Dananjaya Perkembangan Sosioemosional Pada Masa Umur 7-11 Tahun 1  BAB 1PENDAHULUAN A.   Latar belakangPerkembangan merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadisebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman dan terdiri atas serangkaianperubahan yang bersifat kualitatif dan kuantitatif ( E.B. Harlock ). Dimaksudkan jugabahwa perkembangan sosiemosional merupakan proes dimana individu anak melatihkepekaan dirinya terhadapan rangsangan  –  rangsangan sosialterutama tekanan  –  tekanan dan tuntutan kehidupan serta belajar bergaul denganbertingkah laku seperti orang lain didalam lingkungan social. Dari porses perkembanganpada anak dapat dikelompokan menjadi 3 aspek yaitu yang pertama aspek biologis(loree) .Aspek biologis tersebut merupakan perkembangan pada fisik individu, contohnya : bertambahnya berat badan dan tinggi badan yantg tentunyadapat kita ukur. Yang kedua ialah aspek kognitif meliputi perubahan kemampuan dancara berfikir. Aspek ini merupakan perubahan dalam proses pemikiran yangmerupakan hasil dari lingkungan sekitar. salah satunya yaitu anak mampumenyelesaikan soal matematika. Dan yang ketiga yaitu aspek psikososial dapatdiartikan bahwa aspek ini merupakan perubahan aspek perasaan, emosi, danhubungannya dengan orang lain. Dengan demikian aspek psikososial merupakanaspek perkembangan individu dengan lingkungan sekitar atau masyarakat. Darisemua aspek tersebut yaitu aspek biologis ( fisik ), aspek kognitif ( pemikiran ), danaspek psikososial ( hubungan dengan masyarakat ) semuanya saling mempengaruhisehingga apabila pada suatu aspek mengalami hambatan maka akan mempengaruhiperkembangan aspek yang lainnya.Dan pada perkembangan sosioemosional anak berlangsung sejak bayi secarabertahap dan melelui proses penanaman dan modeling (untuk ditiru). Interaksi  Oleh: Karang, Zeny, dan Dananjaya Perkembangan Sosioemosional Pada Masa Umur 7-11 Tahun 2  seorang bayi dengan ibunya misalnya, melalui penguatan positif dan negatif. Seorangbayi akan menarik perhatian ibunya dengan tersenyum, mengoceh dan menangis.Penguatan positif ditunjukan dengan senyuman dan ocehan bayi sedangkanpenguatan negatif ditunjukan dengan menangis.Kemudian seiring denganbertambahnya usia pada anak, semakin berkembang pula emosional dan interaksisosialnya. Ketika anak memasuki usia SD, perkembangan internal pribadi anak sendiri akan mendorong untuk memperluas lingkup pergaulan atau lingkungansosialnya. Di sekolah anak akan mendapati lingkungan pergaulan baru, tidak hanyaberinteraksi dengan keluarga, di sini ia mulai mengenal guru dan teman sekelasnya.Perkembangan emosi pada usia ini sudah nampak melalui perasaan rasa tidak menyukai suatu hal, rasa malu, cemas dan kecewa. Jika ada teman yang menyakitinyaanak akan mempunyai perasaan tidak suka bermain dengan anak tersebut. Perasaanmalu ketika anak tidak bisa mengerjakan soal di depan kelas. Perasaan cemas padasaat tidak bisa mengerjakan ulangan dan perasaan kecewa pada saat mendapatkanhasil ulangan yang tidak memuaskan. Dan disini anak mulai dengan menjalinhubungan pertemanan akan memperluas interaksi sosial anak. Dengan adanyapertemanan anak dapat menyalurkan keterampilan fisik dan komunikasi untuk memperluas hubungan dengan orang lain. Selain itu, anak juga dapat memenuhikebutuhan sosial seperti kesamaan, harapan dan pola pikir. Sebagai seorang pendidik,kita seharusnya mengikuti dan memerhatikan perkembangan anak didik kita padatahap operasional konkrit ini. Khususnya pada proses sosioemosianalnya, karenaakan sangat berpengaruh terhadap prosess perkembangannya kelak. Apabilaperkembangan sosiemosionalnya kurang, maka bisa jadi akan berpengaruh terhadapkepribadiannya dan termasuk pada kehidupanya kelak. Sehingga mereka akantertinggal oleh teman  –  teman sebayanya. B.   Rumusan Masalah  Oleh: Karang, Zeny, dan Dananjaya Perkembangan Sosioemosional Pada Masa Umur 7-11 Tahun 3  1.   Apakah yang dimaksud dengan dengan perkembangan sosioemosionalpada anak masa operasional kongkrit pada umur 7  –  11 tahun danbagaimanakah perkembangan anak pada masa tersebut ?2.   Bagaimana dan apa sajakah gaya orang tua dalam mendidik anak   –  anak ?3.   Bagaimana penerapan teori Hoffman dan Baumrind ?4.   Bagaimana persahabatan anak dalam masa anak   –  anak pertengahan atauselama masa sekolah dasar (operasional konkrit pada umur 7  –  11) tahun ?5.   Bagaimana cara membantu anak   –  anak untuk mengembangkanketerampilan  –  keterampilan sosial ? C.   TUJUAN1.   Mengetahui dan memehami tentang pengertian perkembangansosioemosional pada anak usia 7  –  11 tahun, supaya dari sana kita dapatmengetahui gambaran tehadap kemampuan anak pada masa sekolah dasar.2.   Mengetahui bagaimana cara orang tua dalam mendidik anak   –  anaknyatentang perlaku yang diterima di lingkungan atau masyarakat sekitanya.3.   Mengetahui tentang teori Hoffman dan Baumrind.4.   Mengerti dan memahami persahabatan anak dalam masa anak   –  anak pertengahan atau selama masa sekolah dasar (operasional konkrit pada umur 7  –  11) tahun.5.   Mengetahui bagaimana cara membantu anak   –  anak untuk mengembangkanketerampilan  –  keterampilan sosialnya. D.   MANFAATa.   Bagi Mahasiswa sebagai calon pendidik : Memberikan gambaran padamahasiswa tentang perkembangan anak pada masa sekolah dasar sebagai  Oleh: Karang, Zeny, dan Dananjaya Perkembangan Sosioemosional Pada Masa Umur 7-11 Tahun 4  calon pendidik. Sehingga sebangai calon pendidik dapat memberikan materiyang sesuai dengan anak pada usia tersebut.b.   Bagi Orang Tua : Mengetahui tentang tahap-tahap perkembangan anak   –   anak dapat menolong orang tua untuk memahami tindakan setiap anak   –  anak mereka dan memberikan pengalaman dan pembelajaran yang akanmendukung perkembangan sosial mereka yang positif.BAB IIPEMBAHASAN 2.1 Perkembangan sosioemosional pada masa sekolah dasar (konkritoperasional ,umur 7-11 tahun) Menurut Loree sosialisasi merupakan suatu proses dimana individu anak melatih kepekaan dirinya terhadapan rangsangan  –  rangsangan sosialterutama tekanan  –  tekanan dan tuntutan kehidupan serta belajar bergaul denganbertingkah laku seperti orang lain didalam lingkungan sosial. Dan arti dari Emosi adalah Suatukeadaan yang kompleksi dapat berupa perasaan atau pikiran yang di tandai olehperubahan biologis yang muncul dari perilaku seseorang. Jadi perkembangansosioemosional adalah perkembangan individu dalam suatu keadaan yaitu berupakepekaan perasaan atau fikiran dalam kehidupan sosial, sehingga individu tersebutdapat diterima dalam lingkungan sosial.   Dan dimasa pertengahan dan akhir kanak 
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks