LTM 3

Pages 4
Views 15
of 4
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Description
yfy
Transcript
    LAPORAN TUGAS MANDIRI Lembaga Ekonomi Islam untuk memenuhi tugas dari MPK Agama Islam Oleh : Adi Abdillah 1706032364 FAKULTAS MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK  Pengertian Lembaga Ekonomi Islam  Lembaga Ekonomi Islam adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengatur aturan-aturan ekonomi Islam. Karena Lembaga Ekonomi Islam berdasar kepada hukum Islam, Hukum Syariah, maka dapat didefinisikan bahwa lembaga ekonomi islam adalah sebuah lembaga yang perekonomiannya berdasarkan syariat-syariat islam. Sebagai bagian dari sistem ekonomi, lembaga tersebut merupakana bagian dari keseluruhan sistem sosial. Oleh karenanya, keberadaannya harus dipandang dalam konteks keseluruhan keberadaan masyarakat, serta nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Ciri-ciri sebuah Lembaga Ekonomi Syariah dapat dilihat dari hal-hal sebagai berikut: 1.   Dalam menerima titipan dan investasi, Lembaga Perekonomian Syariah harus sesuai dengan fatwa Dewan Pengawas Syariah;   2.   Bisnis Lembaga Keuangan Syariah bukan hanya berdasarkan profit orianted, tetapi juga falah orianted, yakni kemakmuran di dunia dan kebahagiaan di akhirat;   3.   Konsep yang digunakan dalam transaksi Lembaga Syariah berdasarkan prinsip kemitraan bagi hasil, jual beli atau sewa menyewa guna transaksi komersial, dan pinjam-meminjam (qardh/ kredit) guna transaksi sosial;   4.   Lembaga Ekonomi Syariah hanya melakukan investasi yang halal dan tidak menimbulkan kemudharatan serta tidak merugikan syiar Islam.   Macam-macam Lembaga Ekonomi Islam   A.   Lembaga Amil Zakat Lembaga Amil Zakat mengurus pemindahan barang dan jasa sebagai berikut : 1.   Zakat, adalah pembayaran sejumlah harta tertentu kepada mustahik (orang yang berhak), dan dibagi menjadi dua. Zakat Fitrah yaitu pemberian makanan pokok pada hari raya ‘Idul Fitri, dan berdasar pada pensucian jiwa dan rasa syukur. Sedangkan Zakat Mal adalah  pembayaran atas harta yang telah mencapai nilai nishab. 2.   Infak, adalah cara mempergunakan harta menurut ketentuan dan kepentingan Syariah Islam 3.   Shadaqah, adalah cara mempergunakan harta untuk umat Islam yang membutuhkan  bantuak, seperti fakir miskin. 4.   Wakaf, adalah cara menyerahkan dan memanfaatkan harta untuk kepentingan umat Islam dengan mempertahankan keutuhan harta pokok wakafnya.  B.   Bank Perkreditan Rakyat Syariah Menurut UU Perbankan No. 7 tahun 1992, BPRS adalah lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka tabungan. Sedangkan pada UU  perbankan No. 10 tahun 1998, BPR adalah lembaga keuangan yang melaksanakan kegiatanya secara konvensional ataupun syariah. Ketentuan mengenai BPR menggunakan prinsip Syariah tertulis pada surat direksi BI No. 32/36/KEP/ pada 12 Mei 1999. Maka dalam teknisnya BPRS  bisa diartikan serupa lembaga ekonomi konvensional namun operasinya menggunakan prinsip syariah. C.   Bank Syariah Bank Syariah menurut BI adalah lembaga keuangan berdasar hukum Islam. Bank Syaiah tidak melakukan praktik bunga. Secara garis besar produk perbankan syariah dapat dibagi menjadi tiga yaitu produk penyaluran dana, produk penghimpunan dana, dan produk  jasa yang diberikan bank kepada nasabahnya. Penyaluran dana yang dimaksud berupa Prinsip Jual Beli, Prinsip Sewa, dan Prinsip Bagi Hasil. Produk penghimpunan dana pada bank syariah meliputi giro, tabungan, dan deposito. Bank Syariah juga dapat memberikan jasa kepada nasabah dengan mendapatan imbalan berupa sewa atau keuntungan, diantaranya Jual Beli Valuta Asing, dan Sewa. D.   Asuransi Syariah Kata asuransi berasal dari bahasa inggris, “ insurance ”. Dalam bahasa arab istilah asuransi biasa diungkapkan dengan kata at-tamin  yang secara bahasa berarti tenangnya jiwa dan hilangnya rasa takut. Menurut fatwa DSN-MUI adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong diantara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk asset dan atau tabarru memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah. E.   Pegadaian Syariah Perusahaan umum pegadaian adalah satu satunya badan usaha di Indonesia yang secara resmi mempunyai ijin untuk melaksanakan kegiatan lembaga keuangan berupa pembiayaan dalam  bentuk penyaluran dana ke masyarakat atas dasar hukum gadai seperti yang di maksud dalam kitab gadai agar masyarakat tidak dirugikan oleh kegiatan lembaga keuangan informal yang cenderung memanfaatkan kebutuhan dana mendesak dari masyarakat. Terdapat dua akad dalam transaksi Syariah, yaitu akad rahn , dan akad ijarah . Gadai dalam fiqih disebut rahn , artinya barang yang di jadikan sebagai jaminan kepercayaan, sedangkan ijarah  artinya  pemindahan hak guna jaminan melalui upah sewa.  F.   Baitul Mal wa Tamwil BMT merupakan organisasi bisnis yang lebih mengembangkan usahanya pada sektor keuangan yakni simpan pinjam, serta berperan sosial. Selain itu, BMT memiliki kesamaan fungsi peran dengan LAZ (Lembaga Amil Zakat), namun berprinsip bagi hasil. Dan lebih mengarah kepada usaha pengumpulan dan penyaluran dana zakat, infaq, dan shadaqah, (Baitul Mal) serta dana komersil. (Baitul Tamwil). BMT bersifat terbuka, independen, dan berorientasi pada  pengembangan tabungan dan pembiayaan bisnis ekonomi yang produktif bagi usaha mikro dan fakir miskin. Fungsi Lembaga Ekonomi Islam  Sebagai lembaga, terdapat beberapa fungsi, diantaranya : 1.   Memberikan pedoman pada anggota masyarakat (muslim) bagaimana bertingkah laku dalam menghadapi masalah terutama yang menyangkut kebutuhan pokok, 2.   Memberikan pegangan dalam melakukan pengendalian sosial menurut pengawasan anggota 3.   Menjaga keutuhan masyarakat. Kesimpulan Lembaga Ekonomi Islam adalah lembaga yang digunakan untuk mengatur aturan-aturan ekonomi Islam, dan berbasis hukum Syariah. Lembaga-lembaga ekonomi islam diantaranya : Lembaha Amil Zakat, Bank Perkreditan Rakyat Syariah, Bank Syariah, Asuransi Syariah, Pegadaian Syariah, dan Baitul Mal wa Tamwil. Lembaga Ekonomi Islam berfungsi untuk menjadi pedoman muslim dalam menghadapi permasalahan pokok, dalam pengendalian sosial, dan menjaga keutuhan masyarakat. Daftar Pustaka Antonio,M.Syafii, 2001.  Bank Syariah , Dari Teori Praktek  . Jakarta:Gema Insani. Madani. 2001.  Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia . Cet ke 2, Bandung:PT Reflika Aditama. Mujilan, dkk. 2018.  Agama Islam : Membangun Pribadi Muslim Moderat  . Depok : Midada Rahma Press Sudarsono. 2003.  Bank dan Lembaga Keuangan Syariah . Yogyakarta:Ekosinia
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks