Laporan pendahuluan Gawat Darurat sopt.docx

Pages 20
Views 33

Please download to get full document.

View again

of 20
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Description
LAPORAN PENDAHULUAN PADA PASIEN DENGAN SINDROM OBSTRUKSI PASCA TUBERKULOSIS ( SOPT ) Disusun oleh : KAKA NJEBI NIM. 010215A034 PROGRAM STUDI KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS NGUDI WALUYO UNGARAN 2017 Laporan pendahuluan Gawat Darurat Syndrom Obstruksi Pasca Tuberkulo
Transcript
  LAPORAN PENDAHULUAN PADA PASIEN DENGAN SINDROM OBSTRUKSI PASCA TUBERKULOSIS ( SOPT ) Disusun oleh : KAKA NJEBI  NIM. 010215A034 PROGRAM STUDI KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS NGUDI WALUYO UNGARAN 2017  Laporan pendahuluan Gawat Darurat Syndrom Obstruksi Pasca Tuberkulosis (SOPT) A.   DEFINISI Tuberculosis (Tb) penyakit infeksius, yang terutama menyerang parenkim  paru. Tuberkulosis juga dapat ditularkan ke bagian tubuh lainnya, termasuk meninges, ginjal, tulang, dan nodus limfe. Agens infeksius utama, mycobacterium tuberculosis, adalah batang aerobik tahan asam yang tumbuh dengan lambat dan sensitif terhadap panas dan sinar ultraviolet. (Nanda, 2015). Tuberculosis paru merupakan contoh lain infeksi saluran pernapasan  bawah, yang disebabkan oleh mikroorganisme Mycobacterium tuberculosis yang  biasanya ditularkan melalui inhalasi percikan ludah (droplet), dari satu individu ke individu lainnya dan membentukkolonisasi di bronkiolus atau alveolus (Corwin, 2008). Tuberculosis adalah penyakit menular pada manusia dan hewan yang disebabkan oleh spesies mikrobakterium yang ditandai dengan pembentukan tuberkel dan nekrosis pada jaringan paru paru. (Dorland, 2009 : 1127). Tuberkulosis pada manusia ditemukan dalam dua bentuk (nanda, 2015) : 1.   Tuberkulosis primer adalah jika terjadi infeksi pertama kali 2.   Tuberkulosis sekunder, kuman yang dorman pada tuberkulosis primer akan aktif setelah bertahun-tahun kemudian sebagai infeksi endogen menjadi tuberkulosis dewasa. Mayoritas terjadi karena adanya penurunan imunitas yang disebabkan oleh malnutrisi, penggunaan alkohol, penyakit maligna, diabetes, AIDS dan gagal ginjal. Klasifikasi menurut American Thoracic Society : 1.   Kategori 0 : tidak pernah terpajan, dan tidak terinfeksi, riwayat kontak negatif , tes tuberkulin negatif. 2.   Kategori 1 : terpajan tuberkulosis, tapi tidak terbukti ada infeksi. Di sini riwayat kontak negatif, tes tuberkulin negatif.  3.   Kategori 2 : terinfeksi tuberkulosis, tetapi tidak sakit. Tes tuberkulin positif, radiologis dan sputum negatif. 4.   Kategori 3 : terinfeksi tuberkulosis dan sakit. B.   ETIOLOGI Tuberculosis ditularkan dari penderita ke orang lain melalui transmisi udara . Disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, sejenis kuman berbentuk  batang dengan ukuran panjang 1  –  4 mikron dan tebal 0,3-0,6 mikron. Individu terinfeksi melalui kontak saat berbicara, bersin, dengan melepaskan droplet besar (dari 100 mikron) dan kecil 1-5 mikron (nanda, 2015). Oleh karena itu penyakit ini merupakan air bone infection. Infeksi terjadi apabila droplet nukleat terhisap arah ke jaringan paru setelah mengalami berbagai hambatan sepanjang saluran nafas bagian atas dan bawah. Implantasi kuman terjadi pada respiratory bronchial atau alveolus dan selanjutnya akan berkembang. Sebagian besar kuman terdiri dari asam lemak (lipid). Lipid inilah yang membuat kuman lebih tahan terhadap asam sehingga disebut bakteri tahan asam. Sifat lain kuman ini adalah aerob yaitu kuman lebih menyenangi jaringan yang memiliki kandungan oksigen tinggi yaitu bagian apikal paru (Irman Somantri, 2009). C.   MANIFESTASI KLINIK Gejala umum TB paru batuk lebih dari 4 minggu dengan atau tanpa mengeluarkan sputum, malaise, demam ringan , nyeri dada, batuk darah. Gejala lain yaitu kelelahan, anorexia dan penurunan berat badan. Sedangkan gejala khusus antara lain tergantung dari organ tubuh yang terkena bila terjadi sumbatan sebagaian bronkus atau saluran yang menuju ke paru-paru akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar akan menimbulkan suara wheezing, suara napas melemah yang disertai sesak. ( Irman Soemantri, 2009 : 68) 1.   Demam : subfebris, febris (40-41° C) hilang timbul.  2.   Batuk : terjadi karena adanya iritasi pada bronkis, sebagai reaksi tubuh untuk membuang atau mengeluarkan secret produksi dari reaksi inflamasi, baik dimulai dengan batuk kering sampai dengan batuk purulen (menghasilkan sputum) timbul dalam jangka waktu lama (kurang lebih 3 minggu). 3.   Sesak napas : timbul pada tahap lanjut ketika infiltrasi radang sampai setengah paru. 4.    Nyeri dada : nyeri jarang timbul, hanya jika infiltrasi radang sampai ke pleura 5.   Sering berkeringat pada malam hari 6.   Malaise : ditemukan berupa anoreksia, berat badan menurun, sakit kepala, nyeri otot, serta berkeringat pada malam hari tanpa sebab. 7.   Suara khas pada perkusi dada abnormal 8.   Pada atelektasis terhadap gejala paru-paru : sianosis, sesak napas, dan kolaps. Bagian dada klien tidak bergerak pada saat bernapas. 9.   Peningkatan sel darah limfosit yang menandakan terjadinya proses infeksi 10.   Pada anak, berkurangnya BB dua bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas atau gagal dalam masa pertumbuhan, demam berlanjut hingga dua minggu, demam dan batuk tidak respons terhadap terapi. D.   PATOFISIOLOGI Penularan tuberkulosis primer terjadi karena batuk atau percikan ludah yang mengandung basil Mycobacterium Tuuberkulosis bertebaran di udara, kemudian terhirup oleh anak yang pada saat itu sistem imunitas dalam tubuhnya menurun sehingga mudah terinfeksi. Basil tersebut berkembangbiak perlahan-lahan dalam paru sehingga menyebabkan kelainan paru. Basil ini bila menetap di  jaringan paru, ia akan tumbuh dan berkembangbiak dalam sitoplasma makrofag. Basil juga dapat terbawa masuk ke organ tubuh lain yang nantinya bisa menyebabkan tuberculosis hati, ginjal, jantung, kulit dan lain-lain (UKK PP IDAI, 2005). Bersamaan dengan itu, sebagian kuman akan dibawa melalui cairan getah  bening ke kelenjar getah bening yang terdekat disamping bronkus. Dari kedua
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x