7209-23987-1-PB

Pages 10
Views 2
of 10
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Description
qs
Transcript
  JIMT Vol. 13 No. 2 Desember 2016 (Hal 98 - 107) Jurnal Ilmiah Matematika dan Terapan ISSN : 2450  –  766X OPTIMALISASI PRODUKSI ROTI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND BOUND Studi Kasus Pada Pabrik Roti Syariah Bakery, Jl. Maleo, Lrg.VIII No. 68 Palu) Akram 1 , A. Sahari 2 , A. I. Jaya 3   1,2,3  Program Studi Matematika Jurusan Matematika FMIPA UniversitasTadulako Jalan Soekarno-Hatta Km. 09 Tondo, Palu 94118, Indonesia.   1 akrammath0973@gmail.com, 2 agus_sh@yahoo.com, 3 ratianingsih@yahoo.com ABSTRACT Bread production growth, as one of developing UKMs among the societies, indicates that the bread industry can continually develop and it is one of the potential markets to achieve an optimum benefit. The global crisis does not occur were given effect on the bread industry. Roti Syariah Bakery, one of the bread industry that established on May in 2006, has been producing 6 flavors of bread and having 11 employees. The kinds of bread produced in the company depends on the flavor, such as : chocolate flavor, chocolate and peanut flavor, cheese flavor, chocolate and cheese flavor, mocha flavor, and mesies flavor. Methods used in this reserach is used Brand method and Bound method  . The research result show production daily bread with income maximum as many as 2,940 loaves with details of chocolate flavor as many as 1,571 loaves of bread, cheese flavor as many as 1,230 loaves of bread, mocha flavor as many as 59 loaves of bread, and mesies flavor as many as 80 loaves of bread, and the result of the optimum purchase was 5,880,000-Idr. a day. Keywords : Branch method and Bound Method, Bread, Optimum. ABSTRAK Pertumbuhan produksi roti sebagai salah satu UKM berkembang di tengah masyarakat mengindikasikan bahwa usaha roti masih dapat terus berkembang dan merupakan salah satu pasar potensial untuk mencapai keuntungan optimum. Krisis global yang terjadi tidak banyak memberikan pengaruh terhadap industri roti. Pabrik Roti Syariah Bakery merupakan salah satu usaha Roti yang berdiri pada bulan Mei Tahun 2006, memproduksi Roti dengan 6  jenis rasa dan mempunyai 11 orang karyawan. Jenis roti-roti yang di produksi di perusahaan tergantung pada rasa, antara lain, roti rasa coklat, roti rasa coklat kacang, roti rasa keju, roti rasa coklat keju, roti rasa mocca, dan roti rasa mesies. Metode yang digunakan dalam penelitan inii adalah Metode Branch And Bound  . Hasil penelitian menunjukkan produksi harian roti dengan pendapatan maksimal sebanyak 2.940 buah roti dengan rincian kombinasi roti isi coklat sebanyak 1.571 buah, roti isi keju sebanyak 1.230 buah, roti isi mocca sebanyak 59 buah dan roti mesies sebanyak 80 buah, serta hasil penjualan optimal dalam sehari adalah sebesar Rp. 5.880.000. Kata Kunci : Metode Branch and Bound, Optimum, Roti.   99   I.   PENDAHULUAN 1.1.   Latar Belakang Penelitian Pertumbuhan UKM dalam negeri didominasi oleh industri makanan, salah satunya peroduksi roti yang menunjukan bahwa minat masyarakat terhadap produk ini terus bertambah. Hal ini mengindikasikan bahwa usaha roti masih dapat terus berkembang dan merupakan salah satu pasar potensial untuk mencapai keuntungan optimum. Roti adalah produk pangan olahan yang merupakan hasil proses pemanggangan adonan yang telah difermentasi. Bahan utama dalam pembuatan roti terdiri dari tepung terigu, gula, margarin, ragi, pelembut, susu bubuk, dan garam. Sedangkan bahan tambahannya terdiri dari morivan dan instan plus. Jenis roti-roti yang di produksi di perusahaan tergantung pada rasa, antara lain, roti rasa coklat, roti rasa coklat kacang, roti rasa keju, roti rasa coklat keju, roti rasa mocca, dan roti rasa mesies. Pabrik Roti Syariah Bakery merupakan salah satu usaha Roti yang berdiri pada bulan Mei Tahun 2006, memproduksi Roti dengan 6 jenis rasa dan mempunyai 11 orang karyawan. Program linier merupakan suatu model umum yang dapat digunakan dalam pemecahan masalah pengalokasian sumber  –   sumber yang terbatas secara optimal. Program integer adalah program linier (linear programming) yang merupakan sebuah model yang semua variabelnya harus mempunyai solusi yang bernilai integer. Program integer juga biasanya lebih dipilih untuk memodelkan suatu permasalahan dibandingkan dengan Program linier, karena program linier dengan hasil keputusan variabelnya berupa bilangan riil kurang baik dalam memodelkan permasalahan yang menuntut solusi berupa bilangan integer. Model program integer biasanya dipilih untuk permasalahan yang variabel-variabelnya tidak dimungkinkan jika bertipe bilangan tidak integer. Dari uraian di atas maka penulis tertarik untuk membahas masalah ini untuk dikaji dan dituangkan dalam sebuah penulisan tugas akhir dengan judul “ Optimalisasi Produksi Roti Pada Pabrik Roti Syariah Bakery Dengan Menggunakan Metode Branch nd Bound   . 1.2.   Rumusan Masalah  Adapun rumusan masalah yang diungkapkan penulis dalam penulisan tugas akhir ini adalah bagaimana menentukan kombinasi produk yang optimal sehingga mendapatkan hasil yang maksimal perhari dengan menggunakan metode Branch and Bound.  100   1.3.   Tujuan Penelitian  Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan tugas akhir ini adalah untuk memperoleh kombinasi produk yang optimal sehingga mendapatkan hasil produksi yang maksimal perhari dengan menggunakan metode Branch and Bound  . 1.4.   Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.   Masukan bagi perusahaan mengenai suatu model untuk memaksimumkan pendapatan dengan biaya yang minimum. 2.   Hasil penelitian diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman, terutama dalam mengaplikasikan teori program linear khususnya Metode Branch and Bound. 3.   Menambah pengetahuan bagi para manager dalam menentukan keuntungan bagi perusahaan. 4.   Sebagai salah satu penerapan ilmu yang didapat oleh peneliti selama masa perkuliahan. 1.5.   Asumsi Penelitian Dalam penelitian ini, asumsi yang digunakan adalah ketersediaan bahan pembuatan masing  –   masing jenis Roti yang dibuat dan harga bahan pembuatan Roti tidak berfluktuasi. 1.6.   Batasan Masalah  Agar pembahasan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menyimpang dari tujuan yang akan dicapai serta membuat pembahasan lebih terarah, maka penulis perlu membuat suatu batasan masalah, yaitu : 1.   Dipilih enam jenis rasa roti pada perusahaan tersebut. 2.   Hal  –   hal yang berhubungan dengan pengadaan bahan baku dianggap selalu tersedia. 3.   Pada penelitian ini distribusi roti ke toko  –   toko diabaikan. II.   METODE PENELITIAN 2.1.   Prosedur Penelitian Prosedur dari Penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.   Melakukan studi literatur dengan mengumpulkan materi dari buku-buku, artikel dan  jurnal yang di dapat dari perpustakaan dan perpustakaan online. 2.   Menganalisa masalah. 3.   Mengumpulkan beberapa data dari berbagai sumber yang ada. 4.   Memformulasikan data ke dalam bentuk program linear.  101   5.   Menerapkan Metode Branch and Bound dalam setiap kasus masalah yang diperoleh. 6.   Melakukan analisis sensitivitas dari hasil Metode Branch and Bound  , kemudian simpulkan. 7.   Selesai. 2.2.   Metode 2.2.1.   Program Linear Menurut Aminudin (2005), program linier merupakan suatu model matematika untuk mendapatkan alternatif penggunaan terbaik atas sumber-sumber yang tersedia. Kata linier digunakan untuk menunjukan fungsi matematika yang digunakan dalam bentuk linier, sedangkan program merupakan penggunaan teknik matematika tertentu. Jadi pengertian program linier adalah suatu teknis perencanaan yang bersifat analitis yang analisisnya menggunakan model matematika, dengan tujuan menemukan beberapa alternatif pemecahaan optimum terhadap persoalan. Program linier adalah suatu teknik penyelesaian optimal atas suatu problem keputusan dengan cara menentukan terlebih dahulu fungsi tujuan (memaksimumkan atau meminimumkan) dan kendala-kendala yang ada ke dalam model matematik persamaan linier. Program linier sering digunakan dalam menyelesaikan problem alokasi sumber daya (Parlin Sitorus, 1997). 2.2.2.   Metode Simpleks Untuk menyelesaikan program linier   yang melibatkan dua variabel keputusan dapat menggunakan prosedur solusi grafik. Namun banyak masalah pemrograman linier   yang terlalu besar untuk diselesaikan secara grafik dan perlu digunakan prosedur ssolusi aljabar. Prosedur solusi aljabar yang paling banyak digunakan untuk masalah pemrograman linier   disebut metode simpleks  , yang dikembangkan oleh George Dantzig pada tahun 1947 (Mulyono, 2007). Metode simpleks   merupakan suatu proses dimana suatu prosedur sistematis diulang-ulang (iterasi) sampai hasil yang diinginkan tercapai. Oleh karena itu metode ini mengganti satu masalah yang sulit dengan serangkaian masalah yang mudah. 2.2.3.   Branch And Bound Metode Branch and Bound diusulkan pertama kali oleh A.H.Land dan A.G.Doig pada tahun 1960. Untuk memudahkan   dalam mendapatkan solusi optimal sesuai dengan persyaratan, metode branch and bound merupakan salah satu dari metode
Advertisements
Related Documents

428-1419-1-PB

Jul 29, 2018

20-197-1-PB (1)

Jul 30, 2018

184-896-1-PB

Jul 30, 2018

153-340-1-PB.pdf

Jul 30, 2018

1511-2223-1-PB

Jul 30, 2018

167-596-1-PB (3)

Jul 30, 2018

1250-4362-1-PB

Jul 30, 2018

2711-7016-1-PB

Jul 30, 2018

2462-1863-1-PB

Jul 30, 2018

124-388-1-PB

Jul 30, 2018

131-122-1-PB

Jul 30, 2018

23591-66733-1-PB

Jul 30, 2018

936-2364-1-PB

Jul 30, 2018

3528-9139-1-PB.pdf

Jul 30, 2018

2385-7209-1-PB.pdf

Aug 28, 2018
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks