2 Logam Berat (Pb)-ADUNI

Pages 11
Views 2
of 11
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Description
Description:
Transcript
  LAPORANPRAKTIKUMTOKSIKOLOGI ANALISALOGAMBERAT Pb) DisusunOleh:NAMANIM KELOMPOK SEMESTER:ADUNI :AK917003 :1/1:IVADIIITEKNOLOGILABORATURIUMMEDIKAKADEMIANALISKESEHATANBORNEOLESTARIYAYASANBORNEOLESTARIBANJARBARU2019  Judul : Anaisa Kadar Pb Dalam Darah Hari/tangal : Senin, 11 Maret 2019 Tujuan : Untuk mengetahui kadar Pb yang terdapat dalam darah Prinsip : Dalam pemeriksaan kadar Pb pada darah metode yangdigunakanadalah spektrofotometri. DasarTeori Penghasil timbal terbesar berasal dari pembakaran bensin. Timbalyang terdapat pembakaran bensin kemudian akan mencemari udara danlingkungan sekitarnya. Emisi plumbum ke bumi dapat terbentuk gas danpartikulat. Dari sekian banyak sumber pencemaran yang ada, kendaraansumber pencemaran udara yang ada, kendaraan bermotor (transfortasi)merupakan sumber pencemaran udara terbesar yaitu sebesar 60%sedangkan sector industry menyumbang 20% dari pencemaran udara.(Sucrani, 2007)Kadar Timbal yang terdapat pada udara memiliki pengaruh yangbesar terhadap kadar Pb dalam darah seseorang yang beraktifitas tinggi di jalanan, seperti pada petugas parkir. Kadar pb dalam darah yang Tinggidapat mengganggu proses Eritropoesis dan adanya gangguan sintesisheme yang di akibatkan oleh akumulasi pb akan semakin buruk bilakecukupan zat besi tubuh tidak terpenuhi. (Nasir Muhammad, 2018)Kadar timbal darah yang diperkenenkan oleh WHO dalam Depkes(2001) pada orang dewasa adalah 10-20 ug/dl dan untuk usia anak-anakadalah 0-50 ug./dl. Jumlah Pb minimal didalam darah yang dapatmenimbulkan gejala keracunan biasanya berkisar antara 60-100 ug/100ml darah untuk orang dewasa. Banyak faktor yang mempengaruhi paparan  timbal dalam ttubuh manusia, antara lain usia, status gizi, statuskesehatan, jenis kelamin, jumlah dan lama paparan, dll. (Hasan W. 2012).   AlatdanBahan: Alat : Bahan :1. Erlenmeyer 250 ml 1. HNO3 (As. Citrat) 25 ml2. Pipet ukur & Sendok 2. H2SO4 (As. Sulfat) 50 ml3. Ball pipet & Gelas arloji 3. Buffer asetat4.Beaker glass 500/250ml ã As. Asetat 250 ml5. Batang pengaduk ã Na. Asetat 50 g6. Kasa asbes & Spuit 3 cc7. Gelas ukur 1000 ml8. Aluminium foil  Prusedurkerja: 1. Diambil sampel darah untuk pemeriksaan kadar timbal dalam darahyang di ambil dari vena ± 3cc.2. Kemudian darah dimasukan dalam tabung yang sudah diberi EDTAsebagai antikoagulan sehingga darah tidak menggumpal.3. Ditambahkan 3 ml larutan destruksi HNO 3 P : H 2 SO 4 P (1:2) kemudiandidiamkan pada suhu kamar (25 C) selama 24 jam.4. Ditambahkan aquades sebanyak 20 ml.5. Kemudian dipanaskan di atas waterbath pada suhu 100  o C.6. Dibiarkan selama 3 jam ,hingga diperoleh larutan jernih sampai dapatvolume 2 ml, kemudian dinginkan. 7. Ditambahkan aquades sebanyak 15 ml, kemudian saring. KemudianDiencerkan dan kemudian diatur pH larutannya dengan buffer asetatsebanyak 5-6 ml, hingga didapat pH 4-6, dimasukan dalam labu ukur 25 mlhinnga batas tanda. 8. Dimasukan masing-masing 5 ml sampel pada larutan baku denganrentang konsentrasi 0, 2, 4, dan 6 ppm dengan volume akhir 25 ml.9. Blanko darah diperlukan sama seperti sampel.
Advertisements
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks